Sabtu, 11 Agustus 2012

Cara membuat garam


Pembuatan Garam

Proses pembuatan garam dibagi dalam empat tahap yaitu:

1. Penyiapan lokasi penggaraman

2. Alat dan bahan

3. Lokasi penggaraman

4. Proses pembuatan garam

Prinsip dasar dari proses pembuatan garam yang dilakukan adalah

menghasilkan garam yang kualitasnya lebih baik. Untuk itu, diperlukan

yang menunjang kualitas garam antara lain kondisi lahan yang

digunakan, kemiringan, dan termasuk kondisi iklim dan

sebagainya, sehingga dihasilkan garam sesuai kualitas yang diharapkan.

Data yang diperlukan yaitu :

• penguapan (tinggi)

• Kecepatan angin(tinggi)

• Suhu udara cukup

• Penyinaran matahari (100%)

• Kelembaban udara cukup

• Curah hujan (rendah)

• Pasang surut

Pemilihan lahan/lokasi
Tanah untuk pegaraman yang dipilih harus memenuhi kriteria yang

berkaitan dengan ketinggian dari permukaan laut,mengenal sifat

tanah, kehidupan (hewan/tumbuhan) dan gangguan bencana alam.

      Membutuhkan tanah yang memiliki kemiringan kecil.Bertujuan untuk memperkecil biaya pengolahan tanah.Mengatur tata aliran air juga sangat membantu menghemat biaya.


Dan yang paling penting adalah;
1.Musim kemarau yang panjang
2.Dekat dengan air laut
3.Tanah tidak berpasir
4.Penangulangan rembesan air dapat di lakukan dengan pembajakan permukaan tanah

Ukuran lahan/Lokasi
Usulan;
1.Rencana pembuatan meja, 8 meja/petak
2.ukuran permeja 20x20 m
3.Luas keseluruhan 80x40 m
4.Lebar tanggul ½ m tinggi ½ m
5.wadah/Sumur(proses perpindahan air)
   a.lebar 4m
   b.kedalaman ½ m
6.Tandon/penampungan air
   a.lebar 2 m
   b.panjang mengelilingi keseluruhan petak/meja
   c.kedalaman 1,5 meter
Lebih lebar lebih baik
Catatan:
   Luas keseluruhan lahan yang di butuhkan harus lebih dari yang di usulkan.karna untuk ukuran di atas hanya untuk petak yang akan di buat Garam.Untuk tandon belum termasuk dalam ukuran yang di sebutkan.

Peralatan
1.Satu buah Mesin Diesel (pompa)ukuran 4 dim komplit dengan pangkon
2.Satu buah Mesin Alkon(pompa)ukuran 3 dim
3.Pipa Spiral ukuran 4 dim 3 meter
4.Pipa Spiral ukuran 3 dim 3 meter
5.Pipa paralon ukuran 4 dim yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan tergantung jauhnya air yang di                                   ambil.
6.Pipa paralon ukuran 3 dim yang di butuhkan sama seperti nomor 4.


Peralatan untuk proses pembuatan garam
1.Silinder untuk pemadatan tanah setelah selesai pemanenan
2.Sekrop,disini terbuat dari pipa paralon
3.Penggaruk,berfungsi untuk menghancurkan Kristal garam agar mempermudah pemanenan
4.Sorkot gunanya untuk mengumpulkan garam
5.Papan pengesapan/pengeringan,berguna untuk membuang sisa sisa air yang bergenang dan untuk pengeringan secara total untuk mencapai kepadatan tanah.




Bahan untuk sumuran
1.dua sak semen dan pasir secukupnya untuk membuat sumur
2.Pipa paralon ukuran 4 dim sebanyak 4 lonjor(per lonjor  4 meteran) untuk     mengalirkan air dari meja    satu ke meja lainnya
3.Elbow/keni ukuran 4 dim sebanyak 16 buah
4.Dua buah ember untuk memindahkan air(namun prosesnya memakan waktu yang cukup lama.ini sebagai pengganti mesin jika ada kerusakan pada mesin.)
5.Dua buah bambu,pilih bambu yang agak melengkung gunanya untuk mempermudah penimbaan air.
6.Total semua bahan cukup untuk membuat dua sumuran



NB; Maaf untuk cara pembuatan garam masih dalam proses....

Proses pemanenan

Jadwal panen, umur garam dan jadwal

pengerjaan tanah meja (pengerasan dan pengeringan).

alas meja dari kristal garam yang

dikeraskan, makin keras alas meja makin baik.


Pemanenan garam ada 2 cara :

1.Pemanenan garam di atas lantai garam, yang terbuat dari kristal garam

yang dibuat sebelumnya selama 30 hari, berikut tiap 10 hari di panen

2.Pemanenan garam yang dilakukan di atas lantai tanah, selama antara 10–

15 hari garam diambil di atas dasar tanah.

Di Bali desa pejarakan keseluruhan menggunakan cara yang ke dua.Namun ada baiknya cara pertama dilakukan.Karna lebih menjamin kebersihan dari kualitas garam tersebut.Hanya saja butuh waktu dan proses yang lama untuk membuat meja garam.Karna yang di gunakan adalah Kristal garam yang berumur 30 hari.Ini bisa saja di terapkan di pejarakan dengan catatan kemarau yang normal.


Proses Pencucian

• Pencucian bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan

mengurangi kotoran lainnya.

• Air pencuci garam semakin bersih dari kotoran, akan menghasilkan

garam cucian lebih baik atau bersih.


1.Angkut garam dari gudang tempat penyimpanan garam

2.Hidupkan terlebih dahulu mesin penggiliing

3.Tuangkan garam ke dalam bak untuk proses penggilingan

4.kemudian tahap pengeringan atau pengendapan sisa sisa air garam

5.Limbah air garam dapat di gunakan untuk proses penuaan atau perangsang air, agar cepat tua


Pengepakan


1.Masukkan garam yang sudah di tiriskan ke dalam karung

2.Terlebih dahulu timbang garam

2.Kemudian jahit karung yang sudah terisi garam

3.Garam siap di kirim ke pengepul


Tidak ada komentar :

Poskan Komentar