Jumat, 31 Agustus 2012

Cara menghapus program yang tidak bisa di uninstall

     Tentu anda pernah mengalami saat anda selesai meng-uninstal suatu program tetapi program tersebut masih tetap muncul di daftar program..

     Hal ini disebabkan karena windows gagal dalam meng-uninstal program secara tuntas atau bisa juga program uninstaller dari program tersebut yang error..

    Anda tidak perlu bingung, anda cukup menghapusnya secara manual yaitu dengan cara menghapus program tersebut secara manual dengan langkah berikut :

     Anda klik start lalu pilih run. Setelah itu ketikkan regedit (masuk ke registry editor).
    Setelah anda masuk, pilih : HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/currentVersion/Uninstall
    Nah, didalamnya terdapat program-program yang terinstal di komputer anda. Anda tinggal mencari program yang ingin anda hapus/unistall lalu klik dan delete untuk menghapusnya.
    Selanjutnya anda tinggal me-restart komputer anda, lalu lihat apakah program yang ingin anda hapus tersebut masih nangkring di komputer atau sudah berhasil di-uninstal di control panel.
Semoga membantu.....

Rabu, 29 Agustus 2012

Mengapa Air Laut Rasanya Asin?

Kira-kira ada yang tahu nggak ya,,, Mengapa Air Laut Rasanya Asin?
      Pernahkah Anda bertanya atau mungkin seseorang pernah bertanya kepada Anda “Kenapa Air Laut Rasanya Asin?”Fenomena ini memang sering dipertanyakan.
Asal-usul Mengapa Air Laut Rasanya Asin?

     Sebetulnya rasa asin yang terdapat pada air laut berasal daratan , kronologisnya begini. Pasa saat terjadi hujan didaratan air akan meresap dalam tanah dan sedikit demi sedikit akan keluar lagi melalui sungai-sungai dam akhirnya mencapai laut . Nah pada saat perjalanan menuju ke laut tersebut air dari daratan yang juga membawa garam-garam mineral sehingga laut dipenuhi garam-garam mineral.

      Seperti yang telah kita ketahui bahwa laut mempunyai permukaan yang sangat luas sehingga hal ini menjadi salah satu faktor penguapan yang cukup besar , pada saat air laut menguap yang menguap hanyalah H2O (air ) sedang garam garam mineral tetap tinggal bersama air laut , begitulah sehinggga air laut rasanya asin . Kadar keasinan air laut ini dipengaruhi oleh faktor suhu, biasanya semakin panas daerah tersebut air lautnya semakin asin. Lalu kenapa air di danau itu tidak berasa asin padahal airnya juga dari daratan? Jawabanya karena permukaan air danau tidak cukup luas sehinggga penguapannya tidak begitu besar, maksudnya air yang menguap dengan air yang masuk ke danau masih balance dan sumber mineralnya sangat terbatas beda dengan laut yang sumber mineralnya dari berbagai penjuru dunia menjadi satu.

      Air laut adalah air dari laut atau samudera. Air laut memiliki kadar garam rata-rata 3,5%. Artinya dalam 1 liter (1000 mL) air laut terdapat 35 gram garam (terutama, namun tidak seluruhnya, garam dapur/NaCl).

      Walaupun kebanyakan air laut di dunia memiliki kadar garam sekitar 3,5 %, air laut juga berbeda-beda kandungan garamnya. Yang paling tawar adalah di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothnia, keduanya bagian dari Laut Baltik. Yang paling asin adalah di Laut Merah, di mana suhu tinggi dan sirkulasi terbatas membuat penguapan tinggi dan sedikit masukan air dari sungai-sungai. Kadar garam di beberapa danau dapat lebih tinggi lagi.

     Air laut memiliki kadar garam karena bumi dipenuhi dengan garam mineral yang terdapat di dalam batu-batuan dan tanah. Contohnya natrium, kalium, kalsium, dll. Apabila air sungai mengalir ke lautan, air tersebut membawa garam. Ombak laut yang memukul pantai juga dapat menghasilkan garam yang terdapat pada batu-batuan. Lama-kelamaan air laut menjadi asin karena banyak mengandung garam.

sumber : duniabaca.com

Minggu, 26 Agustus 2012

Making of carpaint material


      Permulaan ini berdasarkan pada apa yang disebut render dengan cepat, Saya tidak mengetahui bagaimana mendapatkan sebuah render cepat dengan menggunakan scanline render ( Render Standart ), untuk memperoleh hasil seperti render vray dengan menggunakan material raytrace,
kita mengetahuinya dengan memberikan warna pada sebuah model , yang kita lakukan adalah menampilkan sebuah model seperti ini,
   Permulaan ini dimulai dengan pembuatan bahan material Raytrace,
- buka material Editor pada 3dsmax.
- Pilih Raytrace material pada material / map browser
- Berikan nama menjadi carpaint
- Pilih Metal pada kotak Shading
- pilih face map
- berikan nilai 3,0 pada Index of Ref:
- Berikan nilai 120 pada Specular level
- Berikan nilai 60 pada Glossines
- Pilih kotak Environment klik bitmap gunakan bitmap HDRI.
- pilih kotak Diffuse klik material Falloff, didalam Falloff Parameter   tentukan warna ( yang digunakan warna merah R : 247 G dan B : 0 )   selanjutnya buat nilai menjadi 20. untuk warna hitam , tanpa   perubahan. untuk Falloff Type gunakan Fresnel.
- pilih kotak Reflect klik material falloff dengan warna kotak pertama   Hitam dengan nilai 100 dan kotak kedua warna abu-abu dengan nilai   15.Tampak Raytrace Basic Parameters seperti dibawah ini,
Selanjutnya bila pengaturan nilai parameter material seperti diatas maka akan terlihat tampak bahan seperti dibawah ini.
lanjutkan dengan Pemberian material bahan terhadap objeck , kemudian render menggunakan scanline render, maka akan terlihat seperti gambar berikut,
Dengan menggunakan background image dan sedikit cahaya bayangan maka obyek akan tampil seperti dibawah ini,
Demikianlah Pembuatan bahan material untuk penggunaan render standart dengan kualitas bagus untuk suatu obyek .

Sumber: http://tigademensi.blogspot.com